Portal Berita & Informasi Madrasah Media Guru & Tenaga Kependidikan
Khutbah Jumat

Khutbah Jumat 6 November 2026: Hujan Membawa Rahmat (Download PDF)

 


KHUTBAH JUMAT • 6 NOVEMBER 2026
Hujan Membawa Rahmat

Bersyukur, Menjaga Alam, dan Siaga Bencana

Khutbah Jumat 6 November 2026 ini mengangkat tema hujan membawa rahmat, bertepatan dengan awal musim hujan di sebagian besar wilayah Indonesia. Naskah berisi empat sikap seorang mukmin: menyambut hujan sebagai rahmat, menyadari kerusakan alam akibat ulah manusia, menjaga kebersihan dan lingkungan, serta siaga dan saling menolong saat bencana. Dalilnya bersumber dari Al-Qur'an dan hadis sahih, termasuk doa-doa Rasulullah ﷺ ketika hujan turun.

Bapak-bapak khatib dapat membaca naskah lengkapnya langsung di halaman ini, melihat preview file PDF-nya, lalu mengunduhnya secara gratis untuk dicetak. Naskah pekan lalu tentang pemuda harapan umat juga masih dapat Bapak baca dan unduh.

Informasi File Khutbah

JudulHujan Membawa Rahmat: Bersyukur, Menjaga Alam, dan Siaga Bencana
Untuk Jumat6 November 2026
MomentumAwal musim hujan
IsiKhutbah pertama (Arab & Indonesia) dan khutbah kedua (full bahasa Arab)
FormatPDF, ukuran A4, 6 halaman, siap cetak
Perkiraan durasi±13–15 menit (khutbah pertama, tempo sedang)

Download Khutbah Jumat 6 November 2026 (PDF)

⬇ Download PDF Buka di Google Drive

Naskah Khutbah Jumat 6 November 2026: Hujan Membawa Rahmat

KHUTBAH PERTAMA

إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ، نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِينُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوذُ بِاللَّهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللَّهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ، وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ. أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ. اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّينِ.

أَمَّا بَعْدُ، فَيَا عِبَادَ اللَّهِ، أُوصِيكُمْ وَنَفْسِي بِتَقْوَى اللَّهِ فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُونَ. قَالَ اللَّهُ تَعَالَى: يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالًا كَثِيرًا وَنِسَاءً ۚ وَاتَّقُوا اللَّهَ الَّذِي تَسَاءَلُونَ بِهِ وَالْأَرْحَامَ ۚ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيبًا (النساء: ١)

Ma'asyiral muslimin rahimakumullah,

Marilah kita tingkatkan takwa kepada Allah Swt., Tuhan yang menciptakan kita dan senantiasa mengawasi setiap langkah kita. Dengan takwa, setiap nikmat akan terasa berkah, dan setiap ujian akan terasa ringan.

Saat ini sebagian besar wilayah negeri kita mulai memasuki musim hujan. Bagi petani, hujan adalah harapan. Bagi kita semua, hujan adalah tanda kasih sayang Allah. Namun di sisi lain, musim hujan juga sering membawa kekhawatiran: genangan, banjir, dan tanah longsor. Bagaimana seorang mukmin menyikapi musim hujan? Setidaknya ada empat sikap yang perlu kita miliki.

Jamaah Jumat yang dimuliakan Allah,

Pertama, menyambut hujan sebagai rahmat

Allah Swt. menyebut air hujan sebagai air yang penuh berkah:

وَنَزَّلْنَا مِنَ السَّمَاءِ مَاءً مُبَارَكًا فَأَنْبَتْنَا بِهِ جَنَّاتٍ وَحَبَّ الْحَصِيدِ

"Dan dari langit Kami turunkan air yang memberi berkah, lalu Kami tumbuhkan dengan air itu pepohonan yang rindang dan biji-bijian yang dapat dipanen." (QS. Qaf: 9)

Rasulullah ﷺ menyambut hujan dengan doa. Ketika melihat hujan turun, beliau berdoa:

اللَّهُمَّ صَيِّبًا نَافِعًا

"Ya Allah, jadikanlah hujan ini hujan yang bermanfaat." (HR. Bukhari)

Sahabat Anas bin Malik juga menuturkan bahwa Rasulullah ﷺ pernah menyingkap sebagian pakaiannya agar terkena air hujan, seraya bersabda bahwa hujan itu baru saja datang dari Tuhannya (HR. Muslim). Beliau pun mengajarkan bahwa saat turun hujan adalah salah satu waktu yang baik untuk berdoa (HR. Abu Dawud). Maka jangan sambut hujan dengan keluhan, tetapi dengan syukur dan doa.

Kedua, menyadari bahwa banyak bencana berawal dari ulah manusia

Hujan adalah rahmat. Namun ketika hujan berubah menjadi banjir dan longsor, sering kali penyebabnya adalah perbuatan manusia sendiri. Allah Swt. berfirman:

ظَهَرَ الْفَسَادُ فِي الْبَرِّ وَالْبَحْرِ بِمَا كَسَبَتْ أَيْدِي النَّاسِ لِيُذِيقَهُمْ بَعْضَ الَّذِي عَمِلُوا لَعَلَّهُمْ يَرْجِعُونَ

"Telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebagian dari akibat perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar)." (QS. Ar-Rum: 41)

Sampah yang dibuang ke sungai, saluran air yang tersumbat, hutan yang ditebang tanpa perhitungan, dan lahan resapan yang tertutup bangunan, semuanya membuat air hujan kehilangan jalannya. Padahal Allah telah berpesan agar kita tidak membuat kerusakan di muka bumi setelah Allah memperbaikinya (QS. Al-A'raf: 56).

Ma'asyiral muslimin rahimakumullah,

Ketiga, menjaga kebersihan dan merawat lingkungan

Menjaga lingkungan bukan sekadar urusan dunia, tetapi bagian dari iman. Rasulullah ﷺ bersabda bahwa iman memiliki lebih dari enam puluh cabang, dan cabang yang paling rendah adalah menyingkirkan gangguan dari jalan:

وَأَدْنَاهَا إِمَاطَةُ الْأَذَى عَنِ الطَّرِيقِ

"...dan yang paling rendah adalah menyingkirkan gangguan dari jalan." (HR. Muslim)

Bahkan Rasulullah ﷺ mendorong kita untuk tetap menanam, sekalipun kiamat sudah di depan mata:

إِنْ قَامَتِ السَّاعَةُ وَفِي يَدِ أَحَدِكُمْ فَسِيلَةٌ فَإِنِ اسْتَطَاعَ أَنْ لَا يَقُومَ حَتَّى يَغْرِسَهَا فَلْيَغْرِسْهَا

"Jika kiamat terjadi sementara di tangan salah seorang dari kalian ada bibit kurma, lalu ia mampu menanamnya sebelum kiamat terjadi, maka tanamlah." (HR. Ahmad)

Mari kita mulai dari hal sederhana: tidak membuang sampah sembarangan, membersihkan selokan bersama warga, mengurangi sampah plastik, dan menanam pohon di sekitar rumah. Amal kecil yang dilakukan bersama-sama akan menjadi penjaga bagi kampung kita.

Keempat, siaga dan saling menolong saat bencana

Islam mengajarkan keseimbangan antara ikhtiar dan tawakal. Ketika seorang sahabat bertanya apakah ia cukup bertawakal tanpa mengikat untanya, Rasulullah ﷺ menjawab: "Ikatlah untamu, lalu bertawakallah." (HR. Tirmidzi). Maka di musim hujan, kita perlu waspada: memeriksa kondisi rumah, mengenali daerah rawan, dan mengikuti arahan petugas.

Jika musibah menimpa saudara kita, di situlah kepedulian diuji. Allah Swt. berfirman:

وَتَعَاوَنُوا عَلَى الْبِرِّ وَالتَّقْوَىٰ ۖ وَلَا تَعَاوَنُوا عَلَى الْإِثْمِ وَالْعُدْوَانِ

"Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan permusuhan." (QS. Al-Ma'idah: 2)

Jamaah Jumat rahimakumullah,

Marilah kita sambut musim hujan dengan syukur dan doa, sadari kesalahan kita terhadap alam, rawat lingkungan, serta siaga dan saling menolong. Perbanyaklah istighfar, karena Allah menjanjikan rahmat-Nya bagi hamba yang memohon ampun, sebagaimana seruan Nabi Nuh kepada kaumnya:

فَقُلْتُ اسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ إِنَّهُ كَانَ غَفَّارًا ۝ يُرْسِلِ السَّمَاءَ عَلَيْكُمْ مِدْرَارًا

"Maka aku berkata (kepada mereka): Mohonlah ampunan kepada Tuhanmu, sungguh Dia Maha Pengampun, niscaya Dia akan menurunkan hujan yang lebat dari langit kepadamu." (QS. Nuh: 10–11)

بَارَكَ اللَّهُ لِي وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيمِ، وَنَفَعَنِي وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيهِ مِنَ الْآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيمِ، وَتَقَبَّلَ مِنِّي وَمِنْكُمْ تِلَاوَتَهُ إِنَّهُ هُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ. أَقُولُ قَوْلِي هَذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللَّهَ الْعَظِيمَ لِي وَلَكُمْ وَلِسَائِرِ الْمُسْلِمِينَ وَالْمُسْلِمَاتِ، فَاسْتَغْفِرُوهُ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ.

KHUTBAH KEDUA

الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي يُنَزِّلُ الْغَيْثَ مِنْ بَعْدِ مَا قَنَطُوا وَيَنْشُرُ رَحْمَتَهُ، وَهُوَ الْوَلِيُّ الْحَمِيدُ. أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ. اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِينَ.

أَمَّا بَعْدُ، فَيَا أَيُّهَا النَّاسُ، اتَّقُوا اللَّهَ تَعَالَى، وَاشْكُرُوهُ عَلَى نِعْمَةِ الْغَيْثِ، وَلَا تُفْسِدُوا فِي الْأَرْضِ بَعْدَ إِصْلَاحِهَا، وَتَعَاوَنُوا عَلَى الْبِرِّ وَالتَّقْوَى، فَإِنَّ اللَّهَ لَا يُضِيعُ أَجْرَ الْمُحْسِنِينَ.

وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ أَمَرَكُمْ بِأَمْرٍ بَدَأَ فِيهِ بِنَفْسِهِ، وَثَنَّى بِمَلَائِكَتِهِ الْمُسَبِّحَةِ بِقُدْسِهِ، فَقَالَ تَعَالَى: إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ ۚ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا.

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ، كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ، اللَّهُمَّ بَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ، كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ. وَارْضَ اللَّهُمَّ عَنِ الْخُلَفَاءِ الرَّاشِدِينَ، أَبِي بَكْرٍ وَعُمَرَ وَعُثْمَانَ وَعَلِيٍّ، وَعَنْ سَائِرِ الصَّحَابَةِ أَجْمَعِينَ، وَعَنِ التَّابِعِينَ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّينِ.

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِينَ وَالْمُسْلِمَاتِ، وَالْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ، الْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالْأَمْوَاتِ، إِنَّكَ سَمِيعٌ قَرِيبٌ مُجِيبُ الدَّعَوَاتِ.

اللَّهُمَّ صَيِّبًا نَافِعًا، اللَّهُمَّ اجْعَلْهَا سُقْيَا رَحْمَةٍ، وَلَا تَجْعَلْهَا سُقْيَا عَذَابٍ.

اللَّهُمَّ حَوَالَيْنَا وَلَا عَلَيْنَا، اللَّهُمَّ عَلَى الْآكَامِ وَالظِّرَابِ، وَبُطُونِ الْأَوْدِيَةِ، وَمَنَابِتِ الشَّجَرِ.

اللَّهُمَّ ادْفَعْ عَنَّا الْبَلَاءَ وَالْفَيَضَانَاتِ وَالزَّلَازِلَ، وَاحْفَظْ بِلَادَنَا مِنْ كُلِّ سُوءٍ وَمَكْرُوهٍ.

اللَّهُمَّ اجْعَلْ بَلَدَنَا هَذَا آمِنًا مُطْمَئِنًّا سَخَاءً رَخَاءً وَسَائِرَ بِلَادِ الْمُسْلِمِينَ.

رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ.

عِبَادَ اللَّهِ، إِنَّ اللَّهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْإِحْسَانِ وَإِيتَاءِ ذِي الْقُرْبَىٰ وَيَنْهَىٰ عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ ۚ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ. فَاذْكُرُوا اللَّهَ الْعَظِيمَ يَذْكُرْكُمْ، وَاشْكُرُوهُ عَلَى نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ، وَلَذِكْرُ اللَّهِ أَكْبَرُ.

Preview File PDF Khutbah

📄 Khutbah_Jumat_6_November_2026_Hujan_Membawa_Rahmat.pdf

Lihat tampilan PDF siap cetak sebelum mengunduh.

Keunggulan Naskah Khutbah Ini

✔Memenuhi rukun khutbah: hamdalah, shalawat, wasiat takwa di kedua khutbah, ayat Al-Qur'an, dan doa untuk kaum mukminin.
✔Dalil dari Al-Qur'an dan hadis sahih, disertai doa-doa Rasulullah ﷺ saat hujan turun dan saat hujan terlalu lebat.
✔Pesan praktis yang langsung bisa diamalkan jamaah: menjaga kebersihan, kerja bakti, menanam pohon, dan siaga bencana.
✔Khutbah kedua full bahasa Arab dengan doa hujan yang bermanfaat dan doa perlindungan dari banjir serta bencana.
✔Teks Arab berharakat lengkap dengan font yang jelas, nyaman dibaca di mimbar.
Tips Membawakan Khutbah Ini
1Baca naskah minimal sekali sebelum naik mimbar, terutama bagian ayat dan hadis.
2Bagian kerusakan lingkungan dapat dikaitkan dengan kondisi setempat, misalnya sungai, selokan, atau lahan di sekitar masjid.
3Khatib dapat mengajak jamaah merencanakan kerja bakti membersihkan saluran air setelah shalat Jumat.
4Jika daerah setempat sedang terdampak banjir, sampaikan bagian tolong-menolong dengan lebih panjang dan ajakan nyata untuk membantu.
◀KHUTBAH JUMAT SEBELUMNYA • 30 OKTOBER 2026
Pemuda Harapan Umat: Mengisi Masa Muda dan Merawat Persatuan
KHUTBAH JUMAT BERIKUTNYA • 13 NOVEMBER 2026
Tubuh adalah Amanah: Menjaga Kesehatan ala Rasulullah ﷺ
▶

📚 Lihat Semua Khutbah Jumat

Pertanyaan Seputar Khutbah Jumat 6 November 2026

Apa tema khutbah Jumat 6 November 2026 ini?

Temanya adalah hujan membawa rahmat, berkaitan dengan awal musim hujan, dengan empat pesan: bersyukur atas hujan, menyadari kerusakan akibat ulah manusia, menjaga lingkungan, serta siaga dan saling menolong saat bencana.

Apakah khutbah ini cocok untuk semua kalangan?

Ya. Naskah disusun dengan dalil yang disepakati dan tidak menyinggung persoalan khilafiyah, sehingga cocok untuk jamaah dari berbagai latar belakang.

Berapa lama durasi khutbah ini?

Khutbah pertama sekitar 13–15 menit jika dibaca dengan tempo sedang, ditambah khutbah kedua yang singkat dalam bahasa Arab.

Bagaimana cara download file PDF-nya?

Klik tombol Download PDF di bagian atas artikel. File akan terunduh langsung dari Google Drive tanpa perlu login.

Bolehkah naskah ini diubah atau disesuaikan?

Boleh. Khatib dipersilakan menyesuaikan contoh dan penekanan materi dengan kondisi jamaah masing-masing.

Siap dibawakan Jumat ini? Unduh naskahnya sekarang.

⬇ Download Khutbah Jumat 6 November 2026 (PDF)

Semoga naskah khutbah Jumat 6 November 2026 ini bermanfaat bagi para khatib dan menjadi jalan kebaikan bagi jamaah. Jika dirasa bermanfaat, silakan bagikan artikel ini kepada rekan-rekan khatib dan pengurus masjid lainnya.

Iklan Sponsor