Portal Berita & Informasi Madrasah Media Guru & Tenaga Kependidikan
Khutbah Jumat

Khutbah Jumat 16 April 2027: Indahnya Bertetangga (Download PDF)

 

KHUTBAH JUMAT • 16 APRIL 2027
Indahnya Bertetangga

Hak dan Adab kepada Tetangga

Khutbah Jumat 16 April 2027 ini mengangkat tema indahnya bertetangga. Naskah berisi empat pesan: berbuat baik kepada tetangga sebagai perintah Allah, wasiat Jibril tentang tetangga, larangan menyakiti tetangga, serta saling berbagi dan peduli. Dalilnya bersumber dari Al-Qur'an dan hadis sahih.

Bapak-bapak khatib dapat membaca naskah lengkapnya langsung di halaman ini, melihat preview file PDF-nya, lalu mengunduhnya secara gratis untuk dicetak. Naskah pekan lalu tentang sabar menghadapi ujian hidup juga masih dapat Bapak baca dan unduh.

Informasi File Khutbah

JudulIndahnya Bertetangga: Hak dan Adab kepada Tetangga
Untuk Jumat16 April 2027
MomentumDzulqa'dah 1448 H
IsiKhutbah pertama (Arab & Indonesia) dan khutbah kedua (full bahasa Arab)
FormatPDF, ukuran A4, 6 halaman, siap cetak
Perkiraan durasi±13–15 menit (khutbah pertama, tempo sedang)

Download Khutbah Jumat 16 April 2027 (PDF)

⬇ Download PDF Buka di Google Drive

Naskah Khutbah Jumat 16 April 2027: Indahnya Bertetangga

KHUTBAH PERTAMA

إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ، نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِينُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوذُ بِاللَّهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللَّهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ، وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ. أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ. اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّينِ.

أَمَّا بَعْدُ، فَيَا عِبَادَ اللَّهِ، أُوصِيكُمْ وَنَفْسِي بِتَقْوَى اللَّهِ فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُونَ. قَالَ اللَّهُ تَعَالَى: وَلَقَدْ وَصَّيْنَا الَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ مِنْ قَبْلِكُمْ وَإِيَّاكُمْ أَنِ اتَّقُوا اللَّهَ (النساء: ١٣١)

Ma'asyiral muslimin rahimakumullah,

Marilah kita tingkatkan takwa kepada Allah Swt. Takwa adalah wasiat Allah kepada umat-umat terdahulu dan kepada kita. Salah satu wujud takwa yang paling dekat dan nyata adalah bagaimana kita memperlakukan orang-orang di sekitar rumah kita, yaitu tetangga.

Tetangga adalah orang pertama yang akan menolong kita saat kesusahan, bahkan sebelum keluarga yang jauh datang. Namun di zaman sekarang, tidak jarang kita hidup bertahun-tahun tanpa mengenal nama tetangga di sebelah rumah. Marilah kita renungkan empat pesan tentang hak dan adab bertetangga.

Jamaah Jumat yang dimuliakan Allah,

Pertama, berbuat baik kepada tetangga adalah perintah Allah

Allah Swt. berfirman:

وَاعْبُدُوا اللَّهَ وَلَا تُشْرِكُوا بِهِ شَيْئًا ۖ وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا وَبِذِي الْقُرْبَىٰ وَالْيَتَامَىٰ وَالْمَسَاكِينِ وَالْجَارِ ذِي الْقُرْبَىٰ وَالْجَارِ الْجُنُبِ وَالصَّاحِبِ بِالْجَنْبِ

"Dan sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatu apa pun. Dan berbuat baiklah kepada kedua orang tua, karib kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga dekat dan tetangga jauh, serta teman sejawat." (QS. An-Nisa': 36)

Perintah berbuat baik kepada tetangga disebutkan dalam satu rangkaian dengan perintah beribadah kepada Allah dan berbakti kepada orang tua. Ini menunjukkan betapa tinggi kedudukan tetangga dalam Islam.

Kedua, wasiat Jibril tentang tetangga

Rasulullah ﷺ bersabda:

مَا زَالَ جِبْرِيلُ يُوصِينِي بِالْجَارِ حَتَّى ظَنَنْتُ أَنَّهُ سَيُوَرِّثُهُ

"Jibril terus-menerus berwasiat kepadaku tentang tetangga, hingga aku mengira bahwa tetangga akan dijadikan ahli waris." (HR. Bukhari dan Muslim)

Begitu seringnya Jibril mengingatkan, hingga Rasulullah ﷺ mengira tetangga akan mendapat bagian warisan. Hak tetangga tidak dibatasi oleh agama, suku, atau status sosial. Setiap tetangga berhak mendapatkan perlakuan yang baik.

Ma'asyiral muslimin rahimakumullah,

Ketiga, jangan pernah menyakiti tetangga

Rasulullah ﷺ bersumpah tiga kali:

وَاللَّهِ لَا يُؤْمِنُ، وَاللَّهِ لَا يُؤْمِنُ، وَاللَّهِ لَا يُؤْمِنُ. قِيلَ: وَمَنْ يَا رَسُولَ اللَّهِ؟ قَالَ: الَّذِي لَا يَأْمَنُ جَارُهُ بَوَائِقَهُ

"Demi Allah, tidak beriman! Demi Allah, tidak beriman! Demi Allah, tidak beriman!" Ada yang bertanya: "Siapa, wahai Rasulullah?" Beliau menjawab: "Orang yang tetangganya tidak merasa aman dari gangguannya." (HR. Bukhari)

Gangguan kepada tetangga bisa berupa suara bising hingga larut malam, kendaraan yang menghalangi jalan, sampah yang dibuang ke halaman orang lain, asap pembakaran, atau gunjingan tentang keluarga mereka. Rasulullah ﷺ bahkan pernah menyebut seorang perempuan yang rajin shalat dan puasa, namun lisannya menyakiti tetangga, sebagai penghuni neraka (HR. Ahmad).

Keempat, saling berbagi dan peduli

Rasulullah ﷺ berpesan kepada Abu Dzar:

يَا أَبَا ذَرٍّ، إِذَا طَبَخْتَ مَرَقَةً فَأَكْثِرْ مَاءَهَا، وَتَعَاهَدْ جِيرَانَكَ

"Wahai Abu Dzar, apabila engkau memasak sayur berkuah, perbanyaklah airnya, dan perhatikanlah tetangga-tetanggamu." (HR. Muslim)

Beliau juga berpesan agar kita tidak meremehkan pemberian kepada tetangga, walau hanya sepotong kaki kambing (HR. Bukhari dan Muslim). Berbagi makanan, menjenguk tetangga yang sakit, membantu saat ada hajatan atau musibah, dan bertegur sapa adalah amal sederhana yang menumbuhkan kasih sayang.

Jamaah Jumat rahimakumullah,

Marilah kita jadikan diri kita tetangga yang terbaik: menjalankan perintah Allah untuk berbuat baik, mengingat wasiat Jibril, menjaga diri dari menyakiti tetangga, dan gemar berbagi serta peduli. Mulailah dengan tutur kata yang baik, sebagaimana perintah Allah:

وَقُولُوا لِلنَّاسِ حُسْنًا

"Dan bertutur katalah yang baik kepada manusia." (QS. Al-Baqarah: 83)

بَارَكَ اللَّهُ لِي وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيمِ، وَنَفَعَنِي وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيهِ مِنَ الْآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيمِ، وَتَقَبَّلَ مِنِّي وَمِنْكُمْ تِلَاوَتَهُ إِنَّهُ هُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ. أَقُولُ قَوْلِي هَذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللَّهَ الْعَظِيمَ لِي وَلَكُمْ وَلِسَائِرِ الْمُسْلِمِينَ وَالْمُسْلِمَاتِ، فَاسْتَغْفِرُوهُ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ.

KHUTBAH KEDUA

الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَمَرَ بِالْإِحْسَانِ إِلَى الْجَارِ، وَجَعَلَهُ مِنْ عَلَامَاتِ الْإِيمَانِ. أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ. اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِينَ.

أَمَّا بَعْدُ، فَيَا أَيُّهَا النَّاسُ، اتَّقُوا اللَّهَ تَعَالَى، وَأَحْسِنُوا إِلَى جِيرَانِكُمْ، وَكُفُّوا أَذَاكُمْ عَنْهُمْ، وَتَهَادَوْا تَحَابُّوا.

وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ أَمَرَكُمْ بِأَمْرٍ بَدَأَ فِيهِ بِنَفْسِهِ، وَثَنَّى بِمَلَائِكَتِهِ الْمُسَبِّحَةِ بِقُدْسِهِ، فَقَالَ تَعَالَى: إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ ۚ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا.

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ، كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ، اللَّهُمَّ بَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ، كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ. وَارْضَ اللَّهُمَّ عَنِ الْخُلَفَاءِ الرَّاشِدِينَ، أَبِي بَكْرٍ وَعُمَرَ وَعُثْمَانَ وَعَلِيٍّ، وَعَنْ سَائِرِ الصَّحَابَةِ أَجْمَعِينَ، وَعَنِ التَّابِعِينَ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّينِ.

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِينَ وَالْمُسْلِمَاتِ، وَالْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ، الْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالْأَمْوَاتِ، إِنَّكَ سَمِيعٌ قَرِيبٌ مُجِيبُ الدَّعَوَاتِ.

اللَّهُمَّ اجْعَلْنَا خَيْرَ جِيرَانٍ لِجِيرَانِنَا، وَخَيْرَ أَصْحَابٍ لِأَصْحَابِنَا.

اللَّهُمَّ إِنَّا نَعُوذُ بِكَ مِنْ جَارِ السُّوءِ فِي دَارِ الْمُقَامَةِ.

اللَّهُمَّ اجْعَلْ قُرَانَا وَأَحْيَاءَنَا آمِنَةً مُطْمَئِنَّةً، وَاجْعَلْ أَهْلَهَا مُتَحَابِّينَ فِيكَ.

اللَّهُمَّ اجْعَلْ بَلَدَنَا هَذَا آمِنًا مُطْمَئِنًّا سَخَاءً رَخَاءً وَسَائِرَ بِلَادِ الْمُسْلِمِينَ.

رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ.

عِبَادَ اللَّهِ، إِنَّ اللَّهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْإِحْسَانِ وَإِيتَاءِ ذِي الْقُرْبَىٰ وَيَنْهَىٰ عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ ۚ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ. فَاذْكُرُوا اللَّهَ الْعَظِيمَ يَذْكُرْكُمْ، وَاشْكُرُوهُ عَلَى نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ، وَلَذِكْرُ اللَّهِ أَكْبَرُ.

Preview File PDF Khutbah

📄 Khutbah_Jumat_16_April_2027_Indahnya_Bertetangga.pdf

Lihat tampilan PDF siap cetak sebelum mengunduh.

Keunggulan Naskah Khutbah Ini

✔Memenuhi rukun khutbah: hamdalah, shalawat, wasiat takwa di kedua khutbah, ayat Al-Qur'an, dan doa untuk kaum mukminin.
✔Dalil dari Al-Qur'an dan hadis sahih tentang hak tetangga, termasuk wasiat Jibril dan sumpah Rasulullah ﷺ.
✔Contoh gangguan kepada tetangga yang sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari di kampung maupun perumahan.
✔Khutbah kedua full bahasa Arab dengan doa agar menjadi tetangga terbaik dan lingkungan yang aman serta rukun.
✔Teks Arab berharakat lengkap dengan font yang jelas, nyaman dibaca di mimbar.
Tips Membawakan Khutbah Ini
1Baca naskah minimal sekali sebelum naik mimbar, terutama bagian ayat dan hadis.
2Contoh gangguan kepada tetangga dapat disesuaikan dengan kondisi lingkungan setempat tanpa menyindir pihak tertentu.
3Khatib dapat mengajak jamaah mengenal dan menyapa tetangga yang belum dikenal sepulang shalat Jumat.
4Pesan berbagi kuah sayur dari hadis Abu Dzar dapat dibawakan dengan bahasa yang ringan dan akrab.
◀KHUTBAH JUMAT SEBELUMNYA • 9 APRIL 2027
Sabar Menghadapi Ujian Hidup
KHUTBAH JUMAT BERIKUTNYA • 23 APRIL 2027
Iqra': Membangun Budaya Membaca dan Cinta Ilmu
▶

📚 Lihat Semua Khutbah Jumat

Pertanyaan Seputar Khutbah Jumat 16 April 2027

Apa tema khutbah Jumat 16 April 2027 ini?

Temanya adalah indahnya bertetangga, dengan empat pesan: perintah berbuat baik kepada tetangga, wasiat Jibril, larangan menyakiti tetangga, serta saling berbagi dan peduli.

Apakah khutbah ini cocok untuk semua kalangan?

Ya. Naskah disusun dengan dalil yang disepakati dan tidak menyinggung persoalan khilafiyah, sehingga cocok untuk jamaah dari berbagai latar belakang.

Berapa lama durasi khutbah ini?

Khutbah pertama sekitar 13–15 menit jika dibaca dengan tempo sedang, ditambah khutbah kedua yang singkat dalam bahasa Arab.

Bagaimana cara download file PDF-nya?

Klik tombol Download PDF di bagian atas artikel. File akan terunduh langsung dari Google Drive tanpa perlu login.

Bolehkah naskah ini diubah atau disesuaikan?

Boleh. Khatib dipersilakan menyesuaikan contoh dan penekanan materi dengan kondisi jamaah masing-masing.

Siap dibawakan Jumat ini? Unduh naskahnya sekarang.

⬇ Download Khutbah Jumat 16 April 2027 (PDF)

Semoga naskah khutbah Jumat 16 April 2027 ini bermanfaat bagi para khatib dan menjadi jalan kebaikan bagi jamaah. Jika dirasa bermanfaat, silakan bagikan artikel ini kepada rekan-rekan khatib dan pengurus masjid lainnya.

Iklan Sponsor