Portal Berita & Informasi Madrasah Media Guru & Tenaga Kependidikan
Khutbah Jumat

Khutbah Jumat 18 Desember 2026: Bulan Haram (Download PDF)

 

KHUTBAH JUMAT • 18 DESEMBER 2026
Bulan Haram

Momentum Menahan Diri dari Kezaliman

Khutbah Jumat 18 Desember 2026 ini mengangkat tema bulan haram sebagai momentum menahan diri dari kezaliman, bertepatan dengan bulan Rajab 1448 H. Naskah berisi empat pesan: mengenal kemuliaan bulan haram, berhenti menzalimi diri sendiri, menjauhi kezaliman terhadap sesama, serta memperbanyak amal saleh dan bersiap menyambut Ramadhan. Dalilnya bersumber dari Al-Qur'an dan hadis sahih yang disepakati.

Bapak-bapak khatib dapat membaca naskah lengkapnya langsung di halaman ini, melihat preview file PDF-nya, lalu mengunduhnya secara gratis untuk dicetak. Naskah pekan lalu tentang amanah dan kejujuran juga masih dapat Bapak baca dan unduh.

Informasi File Khutbah

JudulBulan Haram: Momentum Menahan Diri dari Kezaliman
Untuk Jumat18 Desember 2026
MomentumBulan Rajab 1448 H
IsiKhutbah pertama (Arab & Indonesia) dan khutbah kedua (full bahasa Arab)
FormatPDF, ukuran A4, 6 halaman, siap cetak
Perkiraan durasi±13–15 menit (khutbah pertama, tempo sedang)

Download Khutbah Jumat 18 Desember 2026 (PDF)

⬇ Download PDF Buka di Google Drive

Naskah Khutbah Jumat 18 Desember 2026: Bulan Haram

KHUTBAH PERTAMA

إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ، نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِينُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوذُ بِاللَّهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللَّهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ، وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ. أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ. اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّينِ.

أَمَّا بَعْدُ، فَيَا عِبَادَ اللَّهِ، أُوصِيكُمْ وَنَفْسِي بِتَقْوَى اللَّهِ فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُونَ. قَالَ اللَّهُ تَعَالَى: يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَآمِنُوا بِرَسُولِهِ يُؤْتِكُمْ كِفْلَيْنِ مِنْ رَحْمَتِهِ وَيَجْعَلْ لَكُمْ نُورًا تَمْشُونَ بِهِ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ۚ وَاللَّهُ غَفُورٌ رَحِيمٌ (الحديد: ٢٨)

Ma'asyiral muslimin rahimakumullah,

Marilah kita tingkatkan takwa kepada Allah Swt. dan beriman kepada Rasul-Nya. Allah menjanjikan dua bagian rahmat, cahaya yang menerangi jalan kita, dan ampunan bagi orang-orang yang bertakwa.

Saat ini kita telah memasuki bulan Rajab, salah satu dari empat bulan haram yang dimuliakan Allah. Bulan ini sekaligus mengingatkan kita bahwa Ramadhan sudah semakin dekat. Lalu bagaimana kita mengisi bulan yang mulia ini? Marilah kita renungkan empat pesan.

Jamaah Jumat yang dimuliakan Allah,

Pertama, mengenal kemuliaan bulan haram

Allah Swt. berfirman:

إِنَّ عِدَّةَ الشُّهُورِ عِنْدَ اللَّهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِي كِتَابِ اللَّهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ۚ ذَٰلِكَ الدِّينُ الْقَيِّمُ ۚ فَلَا تَظْلِمُوا فِيهِنَّ أَنْفُسَكُمْ

"Sesungguhnya jumlah bulan menurut Allah ialah dua belas bulan, (sebagaimana) dalam ketetapan Allah pada waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya ada empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menzalimi dirimu dalam (bulan yang empat) itu." (QS. At-Taubah: 36)

Rasulullah ﷺ menjelaskan bahwa keempat bulan itu adalah Dzulqa'dah, Dzulhijjah, Muharram, dan Rajab yang terletak di antara Jumadil Akhir dan Sya'ban (HR. Bukhari dan Muslim). Imam Qatadah, sebagaimana dinukil Ibnu Katsir dalam tafsirnya, menjelaskan bahwa kezaliman pada bulan-bulan haram lebih besar dosanya dibandingkan bulan lainnya, walaupun kezaliman kapan pun tetaplah dosa besar.

Kedua, berhenti menzalimi diri sendiri

Menzalimi diri sendiri artinya membiarkan diri terus berbuat dosa: meninggalkan shalat, membiasakan maksiat, dan menunda-nunda taubat. Bulan haram adalah saat yang tepat untuk kembali. Rasulullah ﷺ, manusia yang dijamin ampunan, tetap memberi teladan bertaubat setiap hari:

يَا أَيُّهَا النَّاسُ تُوبُوا إِلَى اللَّهِ، فَإِنِّي أَتُوبُ فِي الْيَوْمِ إِلَيْهِ مِائَةَ مَرَّةٍ

"Wahai manusia, bertaubatlah kepada Allah, karena sesungguhnya aku bertaubat kepada-Nya seratus kali dalam sehari." (HR. Muslim)

Ma'asyiral muslimin rahimakumullah,

Ketiga, menjauhi kezaliman terhadap sesama

Kezaliman kepada orang lain lebih berat lagi, karena terkait dengan hak sesama manusia. Rasulullah ﷺ menyampaikan firman Allah:

يَا عِبَادِي إِنِّي حَرَّمْتُ الظُّلْمَ عَلَى نَفْسِي، وَجَعَلْتُهُ بَيْنَكُمْ مُحَرَّمًا، فَلَا تَظَالَمُوا

"Wahai hamba-hamba-Ku, sesungguhnya Aku mengharamkan kezaliman atas diri-Ku, dan Aku menjadikannya haram di antara kalian, maka janganlah kalian saling menzalimi." (HR. Muslim)

Kezaliman bisa berupa menunda membayar utang padahal mampu, mengurangi hak pekerja, menyakiti tetangga, atau melukai orang lain dengan lisan dan tulisan di media sosial. Rasulullah ﷺ mengingatkan tentang orang yang bangkrut di hari kiamat: datang membawa pahala shalat, puasa, dan zakat, tetapi pernah mencaci, menuduh, dan menzalimi orang lain, sehingga pahalanya habis dibagikan kepada orang-orang yang dizaliminya (HR. Muslim). Maka selesaikanlah urusan dengan sesama, minta maaf dan kembalikan hak mereka selagi masih ada waktu.

Keempat, memperbanyak amal saleh dan bersiap menyambut Ramadhan

Sebagaimana dosa di bulan haram lebih berat, para ulama juga menjelaskan bahwa amal saleh di dalamnya sangat dianjurkan untuk diperbanyak. Mari kita mulai dari amalan yang jelas tuntunannya: menjaga shalat berjamaah, membaca Al-Qur'an setiap hari, bersedekah, dan berpuasa sunnah sesuai kemampuan.

Ramadhan kini hanya tinggal sekitar dua bulan lagi. Inilah saatnya membayar utang puasa yang tertinggal, membiasakan diri bangun malam, dan melatih lisan dari perkataan yang sia-sia, agar kita memasuki Ramadhan dalam keadaan siap lahir dan batin.

Jamaah Jumat rahimakumullah,

Marilah kita muliakan bulan haram ini dengan berhenti menzalimi diri sendiri, menjauhi kezaliman terhadap sesama, memperbanyak amal saleh, dan bersiap menyambut Ramadhan. Bersegeralah, karena tidak ada yang tahu sampai kapan umur kita. Allah Swt. berfirman:

وَسَارِعُوا إِلَىٰ مَغْفِرَةٍ مِنْ رَبِّكُمْ وَجَنَّةٍ عَرْضُهَا السَّمَاوَاتُ وَالْأَرْضُ أُعِدَّتْ لِلْمُتَّقِينَ

"Dan bersegeralah kamu mencari ampunan dari Tuhanmu dan mendapatkan surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan bagi orang-orang yang bertakwa." (QS. Ali 'Imran: 133)

بَارَكَ اللَّهُ لِي وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيمِ، وَنَفَعَنِي وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيهِ مِنَ الْآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيمِ، وَتَقَبَّلَ مِنِّي وَمِنْكُمْ تِلَاوَتَهُ إِنَّهُ هُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ. أَقُولُ قَوْلِي هَذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللَّهَ الْعَظِيمَ لِي وَلَكُمْ وَلِسَائِرِ الْمُسْلِمِينَ وَالْمُسْلِمَاتِ، فَاسْتَغْفِرُوهُ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ.

KHUTBAH KEDUA

الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي فَضَّلَ بَعْضَ الشُّهُورِ عَلَى بَعْضٍ، وَجَعَلَ مِنْهَا أَرْبَعَةً حُرُمًا. أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ. اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِينَ.

أَمَّا بَعْدُ، فَيَا أَيُّهَا النَّاسُ، اتَّقُوا اللَّهَ تَعَالَى، وَعَظِّمُوا حُرُمَاتِ اللَّهِ، وَلَا تَظْلِمُوا فِيهِنَّ أَنْفُسَكُمْ، وَسَارِعُوا إِلَى مَغْفِرَةٍ مِنْ رَبِّكُمْ.

وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ أَمَرَكُمْ بِأَمْرٍ بَدَأَ فِيهِ بِنَفْسِهِ، وَثَنَّى بِمَلَائِكَتِهِ الْمُسَبِّحَةِ بِقُدْسِهِ، فَقَالَ تَعَالَى: إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ ۚ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا.

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ، كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ، اللَّهُمَّ بَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ، كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ. وَارْضَ اللَّهُمَّ عَنِ الْخُلَفَاءِ الرَّاشِدِينَ، أَبِي بَكْرٍ وَعُمَرَ وَعُثْمَانَ وَعَلِيٍّ، وَعَنْ سَائِرِ الصَّحَابَةِ أَجْمَعِينَ، وَعَنِ التَّابِعِينَ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّينِ.

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِينَ وَالْمُسْلِمَاتِ، وَالْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ، الْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالْأَمْوَاتِ، إِنَّكَ سَمِيعٌ قَرِيبٌ مُجِيبُ الدَّعَوَاتِ.

اللَّهُمَّ أَعِنَّا عَلَى ذِكْرِكَ وَشُكْرِكَ وَحُسْنِ عِبَادَتِكَ.

رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنْفُسَنَا وَإِنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ.

اللَّهُمَّ بَلِّغْنَا رَمَضَانَ، وَأَعِنَّا عَلَى صِيَامِهِ وَقِيَامِهِ، وَتَقَبَّلْهُ مِنَّا.

اللَّهُمَّ اجْعَلْ بَلَدَنَا هَذَا آمِنًا مُطْمَئِنًّا سَخَاءً رَخَاءً وَسَائِرَ بِلَادِ الْمُسْلِمِينَ.

رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ.

عِبَادَ اللَّهِ، إِنَّ اللَّهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْإِحْسَانِ وَإِيتَاءِ ذِي الْقُرْبَىٰ وَيَنْهَىٰ عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ ۚ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ. فَاذْكُرُوا اللَّهَ الْعَظِيمَ يَذْكُرْكُمْ، وَاشْكُرُوهُ عَلَى نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ، وَلَذِكْرُ اللَّهِ أَكْبَرُ.

Preview File PDF Khutbah

📄 Khutbah_Jumat_18_Desember_2026_Bulan_Haram.pdf

Lihat tampilan PDF siap cetak sebelum mengunduh.

Keunggulan Naskah Khutbah Ini

✔Memenuhi rukun khutbah: hamdalah, shalawat, wasiat takwa di kedua khutbah, ayat Al-Qur'an, dan doa untuk kaum mukminin.
✔Membahas keutamaan bulan haram berdasarkan QS. At-Taubah: 36 dan hadis sahih, tanpa menyinggung amalan khusus Rajab yang diperselisihkan.
✔Pesan praktis tentang taubat, menyelesaikan hak sesama, dan persiapan menyambut Ramadhan.
✔Khutbah kedua full bahasa Arab dengan doa taubat dan doa agar disampaikan ke bulan Ramadhan.
✔Teks Arab berharakat lengkap dengan font yang jelas, nyaman dibaca di mimbar.
Tips Membawakan Khutbah Ini
1Baca naskah minimal sekali sebelum naik mimbar, terutama bagian ayat dan hadis.
2Hadis tentang orang yang bangkrut di hari kiamat akan lebih menyentuh jika dibawakan dengan tempo pelan.
3Bagian persiapan Ramadhan dapat ditambah ajakan konkret, misalnya program tadarus atau qadha puasa bersama.
4Khatib dapat menyesuaikan kalimat pembuka dengan tanggal Rajab yang berlaku di daerah masing-masing.
◀KHUTBAH JUMAT SEBELUMNYA • 11 DESEMBER 2026
Amanah dan Kejujuran: Benteng dari Korupsi
KHUTBAH JUMAT BERIKUTNYA • 25 DESEMBER 2026
Surga di Telapak Kaki Ibu: Meneladani Bakti kepada Ibu
▶

📚 Lihat Semua Khutbah Jumat

Pertanyaan Seputar Khutbah Jumat 18 Desember 2026

Apa tema khutbah Jumat 18 Desember 2026 ini?

Temanya adalah bulan haram sebagai momentum menahan diri dari kezaliman, bertepatan dengan bulan Rajab 1448 H, dengan empat pesan: kemuliaan bulan haram, berhenti menzalimi diri, menjauhi kezaliman terhadap sesama, dan bersiap menyambut Ramadhan.

Apakah khutbah ini cocok untuk semua kalangan?

Ya. Naskah hanya membahas keutamaan bulan haram yang disepakati berdasarkan Al-Qur'an dan hadis sahih, tanpa menyinggung amalan khusus Rajab yang diperselisihkan.

Berapa lama durasi khutbah ini?

Khutbah pertama sekitar 13–15 menit jika dibaca dengan tempo sedang, ditambah khutbah kedua yang singkat dalam bahasa Arab.

Bagaimana cara download file PDF-nya?

Klik tombol Download PDF di bagian atas artikel. File akan terunduh langsung dari Google Drive tanpa perlu login.

Bolehkah naskah ini diubah atau disesuaikan?

Boleh. Khatib dipersilakan menyesuaikan contoh dan penekanan materi dengan kondisi jamaah masing-masing.

Siap dibawakan Jumat ini? Unduh naskahnya sekarang.

⬇ Download Khutbah Jumat 18 Desember 2026 (PDF)

Semoga naskah khutbah Jumat 18 Desember 2026 ini bermanfaat bagi para khatib dan menjadi jalan kebaikan bagi jamaah. Jika dirasa bermanfaat, silakan bagikan artikel ini kepada rekan-rekan khatib dan pengurus masjid lainnya.

Iklan Sponsor