Kemenag Perkuat Mutu Pendidikan Lewat Program "Satu Pengawas Mendampingi Satu Madrasah" Piloting Kurikulum Berbasis Cinta (KBC)
MUBA, WWW.MADRASAHMUBA.COM — Kementerian Agama Republik Indonesia melalui Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah secara resmi menggelar Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Program Satu Pengawas Mendampingi Satu Madrasah Piloting Kurikulum Berbasis Cinta (KBC). Kegiatan yang diselenggarakan secara virtual ini menghadirkan jajaran pejabat Direktorat GTK Madrasah, Pokjawas Madrasah Nasional, Tim Inovasi, serta ribuan pengawas madrasah dari seluruh Indonesia [01:15]. Program ini menjadi salah satu langkah konkret penerapan KMA 1503 Tahun 2025 tentang Pedoman Kurikulum Madrasah di lapangan, khususnya pada aspek pendampingan dan supervisi.
Transformasi Peran Pengawas: Dari Pengontrol Menjadi Pendamping & Inspirator
Dalam arahan utamanya, Direktur GTK Madrasah, Dr. H. Faisal Mus'ad, M.Si., menegaskan bahwa penataan ekosistem pendidikan madrasah harus bertumpu pada dua pilar utama, yaitu kesejahteraan dan profesionalisme guru [26:17]. Salah satu poin krusial yang disorot adalah pergeseran paradigma peran pengawas madrasah:
- Paradigma Lama: Berfokus pada pemeriksaan administratif, pengawasan kaku, dan pengontrolan [33:40].
- Paradigma Baru: Pengawas bertindak sebagai coach, mentor, fasilitator perubahan, serta agen transformasi pendidikan [32:14].
Meskipun secara nasional rasio ideal pengawas (1:10) belum terpenuhi karena terbatasnya jumlah pengawas [31:20], program piloting KBC ini mendesain skema khusus 1 Pengawas mendampingi 1 Madrasah [32:49]. Hal ini bertujuan menciptakan model madrasah contoh (benchmarking) yang nantinya dapat direplikasi oleh madrasah non-piloting lainnya.
Inovasi MRP KBC: Belajar dari Praktik Baik Internasional
Dr. H. Faisal Mus'ad juga memperkenalkan konsep MRP KBC (Madrasah Reform Piloting Kurikulum Berbasis Cinta) [41:10]. Konsep ini terinspirasi dari pengalaman mengamati pengelolaan sekolah di Jepang (JAIKA) [42:11], di mana penanaman nilai dilakukan melalui praktik nyata, bukan sekadar hafalan teks [45:09]. Beberapa poin kunci MRP KBC yang ditargetkan menjadi pembeda madrasah piloting antara lain:
- Pembentukan Komite Kelas yang Dikelola Siswa: Mengajarkan kepemimpinan, kreativitas, dan jiwa kewirausahaan sejak dini [47:05].
- Penataan Lingkungan Belajar Asri & Ramah: Mewujudkan ruang kelas dan taman kelas sebagai tempat rekreasi belajar yang nyaman, bersih, dan estetik [50:29].
- Internalisasi Pesan Moral Lingkungan: Menanamkan kesadaran ekologis secara langsung, seperti pesan menjaga tanaman dan pemilahan sampah [51:02].
"KBC tidak merubah dokumen kurikulum, melainkan melakukan transformasi mendasar pada pola pikir, cara pandang, dan perilaku guru dalam membangun layanan pembelajaran berlandaskan Pancinta." — Dr. H. Faisal Mus'ad, M.Si. [01:03:11]
6 Nilai Utama KBC & 3 Indikator Keberhasilan Madrasah
Dalam sesi pemaparan materi teknis, Dra. Susiana Manisi, M.Si. (Penulis Buku Saku Pendampingan KBC untuk Pengawas) memaparkan 6 nilai utama Pancinta KBC [01:46:08]:
- Nilai Spiritual: Wujud cinta kepada Tuhan Yang Maha Esa dan ajaran-Nya.
- Nilai Personal: Wujud cinta dan penghormatan terhadap martabat diri sendiri.
- Nilai Sosial: Wujud empati, toleransi, dan kebersamaan antar sesama.
- Nilai Ekologis: Wujud kepedulian dalam menjaga kelestarian alam.
- Nilai Kebangsaan: Wujud cinta tanah air dan komitmen menjaga NKRI.
- Nilai Intelektual: Wujud ketekunan, kejujuran, dan pemikiran kritis dalam menuntut ilmu.
Adapun keberhasilan implementasi KBC di satuan pendidikan diukur melalui 3 indikator utama [01:49:44]:
- Madrasah Ramah Anak: Bebas dari segala bentuk perundungan (zero bullying) dan kekerasan.
- Kesejahteraan Murid (Well-being): Murid sehat secara mental, emosional, dan spiritual.
- Madrasah Ramah Lingkungan: Terwujudnya lingkungan madrasah yang bersih, rapi, hijau, dan lestari.
Keenam nilai dan tiga indikator ini sejalan dengan modul ajar yang sudah disiapkan lebih dulu di Modul Ajar KBC untuk semua jenjang (RA, MI, MTs, MA), sehingga guru tidak perlu menyusun dari nol saat menerjemahkan nilai Pancinta ke dalam pembelajaran sehari-hari di kelas.
Temuan Baseline & Strategi Perubahan Perilaku Orang Dewasa
Mewakili Tim Inovasi, Dr. Abdul Munir membagikan hasil baseline study piloting KBC di beberapa daerah dampingan [01:22:23]. Temuan kunci menunjukkan bahwa pondasi nilai-nilai KBC pada dasarnya sudah dimiliki oleh madrasah [01:25:00]. Namun, terdapat dua area kritis yang membutuhkan perhatian ekstra:
- Peningkatan Hubungan Aman & Pencegahan Perundungan [01:25:57].
- Penguatan Kesadaran dan Kepedulian Lingkungan [01:26:28].
Dr. Munir menekankan bahwa penanaman nilai KBC harus dimulai dari perubahan perilaku orang dewasa (kepala madrasah, guru, dan pengawas) sebagai teladan utama sebelum dampaknya mengalir kepada para murid [01:27:07].
Dukungan Digitalisasi Melalui Platform MAGIS
Ketua Pokjawas Madrasah Nasional, H. Syamsuddin Rasyid, S.Pd., M.Pd.I., menegaskan pentingnya pemanfaatan teknologi untuk efisiensi pengawasan [02:15:20]. Aplikasi MAGIS (Madrasah Digital Supervision) kini telah terintegrasi langsung dengan portal EMIS GTK [02:14:09]. Melalui platform MAGIS, pengawas dapat:
- Melakukan pemantauan dan pendampingan real-time tanpa terkendala jarak [02:21:17].
- Mengisi jurnal refleksi bersama kepala madrasah dan guru secara efisien dan ramah lingkungan (paperless) [02:21:56].
Bagi yang belum familiar dengan platform ini, penjelasan lengkap fitur dan alur kerja MAGIS sudah pernah dibahas di Mengenal MAGIS: Platform Supervisi Digital Terbaru untuk Akselerasi Mutu Madrasah.
Harapan untuk Madrasah di Musi Banyuasin
Dengan bergulirnya program "Satu Pengawas Mendampingi Satu Madrasah", diharapkan seluruh madrasah di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Musi Banyuasin dapat mengadopsi semangat Kurikulum Berbasis Cinta. Pendampingan yang terstruktur dan penuh keteladanan ini diyakini mampu mencetak generasi peserta didik yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga anggun dalam akhlak dan matang secara emosional.
Link Download Buku Saku Pendampingan KBC untuk Pengawas
Bagi pengawas dan kepala madrasah yang ingin mempelajari lebih lanjut panduan teknis pendampingan KBC yang dipaparkan Dra. Susiana Manisi, M.Si., berikut tautan resminya:
📥 Download Buku Saku Pendampingan Implementasi KBC untuk Pengawas Madrasah
Informasi Video Sumber:
Judul Video: 🔴 Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Program 1 Pengawas Mendampingi 1 Madrasah Piloting KBC
Kanal YouTube: Pendis Channel
Tautan Video: https://www.youtube.com/watch?v=-r8zd7xijNU

Comments
Post a Comment