Portal Berita & Informasi Madrasah Media Guru & Tenaga Kependidikan
KMA 1503 Tahun 2025

KMA 1503 Tahun 2025: Pedoman Implementasi Kurikulum Madrasah Terbaru

 


MadrasahMuba.com – KMA Nomor 1503 Tahun 2025 menjadi regulasi penting dalam penyelenggaraan kurikulum madrasah. Keputusan Menteri Agama ini merupakan perubahan atas KMA Nomor 450 Tahun 2024 tentang Pedoman Implementasi Kurikulum pada Raudhatul Athfal, Madrasah Ibtidaiyah, Madrasah Tsanawiyah, Madrasah Aliyah, dan Madrasah Aliyah Kejuruan.

Dokumen KMA 1503 Tahun 2025 memberikan kerangka dan pedoman bagi madrasah dalam mengembangkan serta melaksanakan kurikulum sesuai karakteristik, kebutuhan, visi, misi, dan tujuan masing-masing satuan pendidikan.

KMA ini ditetapkan di Jakarta pada 22 September 2025 oleh Menteri Agama Republik Indonesia, Nasruddin Umar. Pada saat mulai berlaku, KMA Nomor 450 Tahun 2024 tetap dinyatakan sah dan berlaku sepanjang tidak bertentangan dengan ketentuan dalam KMA 1503 Tahun 2025. :contentReference[oaicite:1]{index=1}

📥 Download KMA 1503 Tahun 2025 PDF

Dokumen lengkap KMA Nomor 1503 Tahun 2025 dapat diunduh melalui link Google Drive berikut.

📥 DOWNLOAD KMA 1503 TAHUN 2025 PDF

Dokumen: Keputusan Menteri Agama Nomor 1503 Tahun 2025

Apa Itu KMA 1503 Tahun 2025?

KMA 1503 Tahun 2025 adalah Keputusan Menteri Agama tentang perubahan atas KMA Nomor 450 Tahun 2024 mengenai Pedoman Implementasi Kurikulum pada madrasah.

Regulasi ini menjadi pedoman dalam pengembangan dan implementasi kurikulum pada berbagai jenjang pendidikan madrasah.

Ruang lingkup satuan pendidikan yang tercakup dalam keputusan ini meliputi:

  • Raudhatul Athfal (RA);
  • Madrasah Ibtidaiyah (MI);
  • Madrasah Ibtidaiyah Luar Biasa (MILB);
  • Madrasah Tsanawiyah (MTs);
  • Madrasah Tsanawiyah Luar Biasa (MTsLB);
  • Madrasah Aliyah (MA);
  • Madrasah Aliyah Luar Biasa (MALB); dan
  • Madrasah Aliyah Kejuruan (MAK).

Keputusan ini juga menjadi panduan bagi para pemangku kepentingan dalam penyelenggaraan pembelajaran pada jenjang-jenjang tersebut. :contentReference[oaicite:2]{index=2}

KMA 1503 Tahun 2025 Mengubah KMA 450 Tahun 2024

KMA Nomor 1503 Tahun 2025 merupakan perubahan atas KMA Nomor 450 Tahun 2024. Dengan adanya perubahan ini, madrasah perlu memperhatikan ketentuan terbaru ketika melakukan review dan pengembangan kurikulum satuan pendidikan.

Namun, dokumen KMA juga memberikan ketentuan transisi. KMA Nomor 450 Tahun 2024 tetap dinyatakan sah dan berlaku sepanjang tidak bertentangan dengan KMA Nomor 1503 Tahun 2025. :contentReference[oaicite:3]{index=3}

📌 Catatan penting:

Karena KMA 1503 Tahun 2025 merupakan perubahan atas pedoman sebelumnya, tim kurikulum madrasah sebaiknya menggunakan dokumen terbaru sebagai salah satu rujukan ketika melakukan review dan pengembangan kurikulum madrasah.

Kerangka Dasar Kurikulum dalam KMA 1503 Tahun 2025

KMA 1503 Tahun 2025 memuat kerangka dasar kurikulum sebagai landasan dalam pengembangan struktur kurikulum madrasah.

Dalam dokumen tersebut, kerangka dasar kurikulum mencakup sejumlah landasan, antara lain:

  • tujuan;
  • prinsip;
  • landasan filosofis;
  • landasan sosiologis;
  • landasan psikopedagogis;
  • landasan antropologis;
  • pendekatan pembelajaran mendalam; dan
  • kurikulum berbasis cinta.

Kerangka tersebut menunjukkan bahwa pengembangan kurikulum madrasah tidak hanya berkaitan dengan daftar mata pelajaran, tetapi juga menyangkut landasan dan pendekatan yang digunakan dalam proses pendidikan.

Kurikulum Berbasis Cinta dalam KMA 1503 Tahun 2025

Salah satu bagian penting dalam kebijakan kurikulum madrasah adalah Kurikulum Berbasis Cinta (KBC).

KBC menempatkan nilai cinta sebagai bagian dari pengembangan karakter dan pengalaman belajar peserta didik. Nilai tersebut dapat diintegrasikan dalam berbagai kegiatan pendidikan di madrasah.

Panduan khusus KBC yang diterbitkan Direktorat KSKK Madrasah menjelaskan bahwa Kurikulum Berbasis Cinta diarahkan untuk membentuk insan yang humanis, nasionalis, naturalis, dan toleran. :contentReference[oaicite:4]{index=4}

Panca Cinta dalam Kurikulum Berbasis Cinta

Panca Cinta menjadi salah satu konsep penting dalam implementasi KBC, yaitu:

No. Panca Cinta Contoh Penerapan
1 Cinta Allah dan Rasul-Nya Keimanan, ibadah, keteladanan Rasulullah, dan akhlak.
2 Cinta Ilmu Literasi, rasa ingin tahu, berpikir kritis, inovasi, dan belajar sepanjang hayat.
3 Cinta Diri dan Sesama Empati, toleransi, menghargai orang lain, dan membangun hubungan sosial yang sehat.
4 Cinta Lingkungan Menjaga kebersihan, merawat alam, dan peduli terhadap makhluk hidup.
5 Cinta Tanah Air Persatuan, kebangsaan, gotong royong, dan kepedulian terhadap Indonesia.

Panduan KBC menjelaskan bahwa nilai-nilai tersebut dapat diintegrasikan ke dalam berbagai aspek pembelajaran dan kehidupan di madrasah. :contentReference[oaicite:5]{index=5}

Pembelajaran Mendalam dalam KMA 1503 Tahun 2025

Selain Kurikulum Berbasis Cinta, Pembelajaran Mendalam juga menjadi bagian dari kerangka dasar kurikulum.

Pembelajaran Mendalam diarahkan agar proses belajar tidak hanya berfokus pada penyampaian materi, tetapi membantu peserta didik memperoleh pengalaman belajar yang bermakna dan membangun pemahaman secara lebih mendalam.

Dalam panduan KBC, pembelajaran mendalam juga dikaitkan dengan proses internalisasi nilai melalui pembelajaran yang berkesadaran (mindful), bermakna (meaningful), dan menggembirakan (joyful). :contentReference[oaicite:6]{index=6}

Prinsip Pembelajaran yang Perlu Diperhatikan

Dalam praktiknya, guru dapat mengembangkan pembelajaran yang:

  • membantu peserta didik memahami materi secara mendalam;
  • menghubungkan materi dengan kehidupan nyata;
  • memberikan kesempatan untuk menerapkan pengetahuan;
  • mendorong peserta didik melakukan refleksi;
  • mengembangkan karakter dan keterampilan;
  • membangun suasana belajar yang aman dan menggembirakan.

Struktur Kurikulum Madrasah dalam KMA 1503 Tahun 2025

KMA 1503 Tahun 2025 memuat struktur kurikulum untuk berbagai jenjang dan jenis madrasah.

Dokumen mencakup struktur kurikulum untuk RA, MI, MILB, MTs, MTsLB, MA, MALB, dan MAK. Struktur tersebut disertai pengaturan alokasi waktu mata pelajaran dan kegiatan pembelajaran sesuai jenjang masing-masing.

Untuk jenjang MI, MTs, dan MA, dokumen memuat tabel alokasi waktu pembelajaran yang membedakan kegiatan intrakurikuler dan kokurikuler.

Hal ini menjadi salah satu bagian yang perlu diperhatikan oleh tim kurikulum ketika menyusun struktur kurikulum tingkat satuan pendidikan.

Intrakurikuler dalam Kurikulum Madrasah

Intrakurikuler merupakan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan belajar sesuai jadwal dan beban belajar yang telah ditetapkan dalam struktur kurikulum.

Melalui kegiatan intrakurikuler, guru melaksanakan proses pembelajaran berdasarkan capaian dan tujuan pembelajaran yang telah dirancang.

Madrasah perlu memastikan kegiatan intrakurikuler disusun sesuai karakteristik peserta didik, mata pelajaran, kondisi madrasah, serta ketentuan struktur kurikulum yang berlaku.

Kokurikuler dalam KMA 1503 Tahun 2025

Kokurikuler merupakan kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan untuk penguatan, pendalaman, dan/atau pengayaan kegiatan intrakurikuler dalam rangka pengembangan karakter dan kompetensi peserta didik.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan kokurikuler dapat dikembangkan dalam bentuk kegiatan yang memberikan pengalaman belajar kontekstual dan membantu peserta didik menghubungkan pembelajaran dengan kehidupan nyata.

KMA juga mengatur alokasi waktu kokurikuler dalam struktur kurikulum pada jenjang madrasah.

Ekstrakurikuler di Madrasah

Kegiatan ekstrakurikuler menjadi bagian dari penyelenggaraan pendidikan untuk mengembangkan minat, bakat, potensi, kepribadian, kerja sama, dan keterampilan peserta didik.

Madrasah dapat mengembangkan kegiatan ekstrakurikuler sesuai karakteristik peserta didik dan potensi satuan pendidikan.

Contohnya dapat berupa kegiatan keagamaan, olahraga, seni, kepemimpinan, literasi, keterampilan, teknologi, maupun kegiatan lain yang relevan dengan kebutuhan peserta didik.

Muatan Lokal dalam Kurikulum Madrasah

KMA 1503 Tahun 2025 juga memberikan ruang bagi madrasah untuk mengembangkan muatan lokal.

Muatan lokal dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik daerah, potensi madrasah, serta kekhasan lingkungan setempat.

Bentuknya dapat berupa bahasa daerah, seni dan budaya, keterampilan, teknologi, olahraga, pertanian, perikanan, kewirausahaan, atau bidang lain yang sesuai dengan potensi lokal.

Pembelajaran dan Asesmen

KMA 1503 Tahun 2025 juga memuat pedoman mengenai pembelajaran dan asesmen.

Pembelajaran merupakan satu kesatuan aktivitas yang mencakup perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian atau asesmen pembelajaran.

Perencanaan Pembelajaran

Perencanaan pembelajaran perlu dirancang agar kegiatan belajar dapat berjalan secara efektif dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik.

Guru perlu memperhatikan karakteristik peserta didik, tujuan pembelajaran, materi, metode, media, sumber belajar, serta asesmen yang akan digunakan.

Pelaksanaan Pembelajaran

Pelaksanaan pembelajaran memberikan ruang bagi peserta didik untuk berinteraksi, memahami, menerapkan, dan merefleksikan pembelajaran.

Pembelajaran juga perlu memberikan perhatian terhadap perbedaan karakteristik, kemampuan, kebutuhan, dan perkembangan peserta didik.

Asesmen Pembelajaran

Asesmen digunakan untuk memperoleh informasi mengenai perkembangan dan pencapaian belajar peserta didik.

KMA membahas asesmen formatif dan asesmen sumatif. Asesmen formatif dapat digunakan untuk memberikan informasi selama proses pembelajaran sehingga guru dapat melakukan perbaikan atau penyesuaian pembelajaran.

Sementara itu, asesmen sumatif digunakan untuk melihat pencapaian hasil belajar pada periode tertentu.

Kurikulum Madrasah: Apa yang Harus Disiapkan?

KMA 1503 Tahun 2025 memberikan ruang kepada setiap madrasah untuk mengembangkan kurikulum berdasarkan visi, misi, tujuan, karakteristik, dan kondisi masing-masing.

Karena itu, dokumen kurikulum madrasah tidak seharusnya hanya menjadi salinan dari dokumen madrasah lain.

Tim kurikulum perlu melakukan analisis terhadap kondisi nyata madrasah, karakteristik peserta didik, pendidik dan tenaga kependidikan, lingkungan, potensi daerah, serta kebutuhan masyarakat.

📝 Checklist Tim Kurikulum Madrasah

  • Review dokumen kurikulum yang sudah ada.
  • Sesuaikan dengan KMA 1503 Tahun 2025.
  • Analisis karakteristik madrasah.
  • Review visi, misi, dan tujuan madrasah.
  • Susun struktur kurikulum sesuai jenjang.
  • Atur kegiatan intrakurikuler dan kokurikuler.
  • Kembangkan kegiatan ekstrakurikuler.
  • Perhatikan muatan lokal.
  • Integrasikan nilai Kurikulum Berbasis Cinta.
  • Kembangkan pembelajaran yang mendalam.
  • Siapkan mekanisme asesmen.
  • Lakukan evaluasi dan perbaikan kurikulum secara berkala.

KMA 1503 Tahun 2025 dan Perangkat Pembelajaran Guru

Implementasi kurikulum pada akhirnya akan berhubungan langsung dengan perangkat pembelajaran yang digunakan guru.

Guru perlu memastikan perangkat pembelajaran yang disusun memiliki keterkaitan antara capaian pembelajaran, tujuan pembelajaran, kegiatan pembelajaran, asesmen, dan karakteristik peserta didik.

Di MadrasahMuba tersedia sejumlah perangkat yang dapat menjadi referensi dan bahan penyesuaian.

📚 Artikel Terkait di MadrasahMuba

Download KMA 1503 Tahun 2025 PDF

Bagi kepala madrasah, guru, pengawas, dan tim pengembang kurikulum yang membutuhkan dokumen lengkap, berikut link download KMA Nomor 1503 Tahun 2025.

📘 KMA NOMOR 1503 TAHUN 2025

Pedoman Implementasi Kurikulum pada Madrasah

📥 DOWNLOAD PDF KMA 1503/2025

Dokumen yang tersedia: Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 1503 Tahun 2025 tentang Perubahan atas Keputusan Menteri Agama Nomor 450 Tahun 2024 tentang Pedoman Implementasi Kurikulum pada Raudhatul Athfal, Madrasah Ibtidaiyah, Madrasah Tsanawiyah, Madrasah Aliyah, dan Madrasah Aliyah Kejuruan.

FAQ KMA 1503 Tahun 2025

Apa itu KMA 1503 Tahun 2025?

KMA 1503 Tahun 2025 adalah Keputusan Menteri Agama yang mengatur perubahan atas KMA Nomor 450 Tahun 2024 tentang Pedoman Implementasi Kurikulum pada RA, MI, MTs, MA, dan MAK.

Kapan KMA 1503 Tahun 2025 ditetapkan?

KMA Nomor 1503 Tahun 2025 ditetapkan di Jakarta pada 22 September 2025. :contentReference[oaicite:7]{index=7}

Jenjang apa saja yang tercakup dalam KMA 1503 Tahun 2025?

KMA mencakup RA, MI, MILB, MTs, MTsLB, MA, MALB, dan MAK. :contentReference[oaicite:8]{index=8}

Apakah KMA 450 Tahun 2024 masih berlaku?

Dalam ketentuan KMA 1503 Tahun 2025, KMA Nomor 450 Tahun 2024 tetap dinyatakan sah dan berlaku sepanjang tidak bertentangan dengan KMA 1503 Tahun 2025. :contentReference[oaicite:9]{index=9}

Apa hubungan KMA 1503 dengan Kurikulum Berbasis Cinta?

Kurikulum Berbasis Cinta menjadi salah satu bagian dalam kerangka dasar kurikulum madrasah. Panduan KBC kemudian memberikan penjelasan lebih khusus mengenai prinsip, metode, nilai, dan implementasinya di madrasah.

Apa hubungan KMA 1503 dengan Pembelajaran Mendalam?

Pendekatan Pembelajaran Mendalam menjadi bagian dari kerangka dasar kurikulum. Dalam panduan KBC, pembelajaran mendalam juga dikaitkan dengan pembelajaran yang berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan. :contentReference[oaicite:10]{index=10}

Apakah setiap madrasah harus memiliki kurikulum yang sama?

Tidak. KMA memberikan ruang kepada madrasah untuk mengembangkan kurikulum sesuai dengan visi, misi, tujuan, dan kondisi masing-masing. Ketentuan penutup KMA menegaskan bahwa madrasah dapat mengembangkan kurikulum sesuai konteks satuan pendidikan dan melakukan perbaikan secara berkelanjutan. :contentReference[oaicite:11]{index=11}

Kesimpulan

KMA Nomor 1503 Tahun 2025 menjadi dokumen penting bagi madrasah dalam memahami arah dan pedoman implementasi kurikulum terbaru. Regulasi ini merupakan perubahan atas KMA Nomor 450 Tahun 2024 dan mencakup berbagai jenjang, mulai dari RA hingga MA dan MAK.

Salah satu hal penting dalam kerangka kurikulum adalah hadirnya Kurikulum Berbasis Cinta dan Pembelajaran Mendalam. Keduanya memberikan arah agar proses pendidikan tidak hanya berorientasi pada penguasaan materi, tetapi juga memperhatikan karakter, pengalaman belajar, nilai, dan perkembangan peserta didik.

Dalam implementasinya, madrasah tetap memiliki ruang untuk mengembangkan kurikulum sesuai dengan visi, misi, tujuan, karakteristik, dan kondisi masing-masing. Karena itu, KMA 1503 Tahun 2025 sebaiknya dipelajari secara utuh sebelum digunakan sebagai dasar penyusunan atau review dokumen kurikulum madrasah.

📥 Simpan Dokumennya

Jangan lupa download dan simpan dokumen KMA 1503 Tahun 2025 sebagai bahan rujukan bagi kepala madrasah, guru, pengawas, dan tim pengembang kurikulum.

📥 DOWNLOAD KMA 1503 TAHUN 2025

Semoga artikel ini membantu Bapak/Ibu kepala madrasah, guru, pengawas, dan tim kurikulum dalam memahami KMA 1503 Tahun 2025 serta mempersiapkan implementasi kurikulum di madrasah.

MadrasahMuba.com — Portal Informasi, Referensi, dan Perangkat Pembelajaran Madrasah.

Iklan Sponsor