Saatnya Bersiap Menuju Ramadhan
Khutbah Jumat 15 Januari 2027 ini mengangkat tema Sya'ban sebagai bulan diangkatnya amal, bertepatan dengan bulan Sya'ban 1448 H. Naskah berisi empat pesan: Sya'ban sebagai bulan yang dilalaikan dan bulan diangkatnya amal, meneladani puasa Rasulullah ﷺ, memperbaiki niat dan kualitas amal, serta mempersiapkan diri menyambut Ramadhan. Dalilnya bersumber dari Al-Qur'an dan hadis sahih yang disepakati.
Bapak-bapak khatib dapat membaca naskah lengkapnya langsung di halaman ini, melihat preview file PDF-nya, lalu mengunduhnya secara gratis untuk dicetak. Naskah pekan lalu tentang shalat, hadiah agung isra mi'raj juga masih dapat Bapak baca dan unduh.
Informasi File Khutbah
| Judul | Sya'ban, Bulan Diangkatnya Amal: Saatnya Bersiap Menuju Ramadhan |
| Untuk Jumat | 15 Januari 2027 |
| Momentum | Bulan Sya'ban 1448 H |
| Isi | Khutbah pertama (Arab & Indonesia) dan khutbah kedua (full bahasa Arab) |
| Format | PDF, ukuran A4, 5 halaman, siap cetak |
| Perkiraan durasi | ±13–15 menit (khutbah pertama, tempo sedang) |
Naskah Khutbah Jumat 15 Januari 2027: Sya'ban, Bulan Diangkatnya Amal
إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ، نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِينُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوذُ بِاللَّهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللَّهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ، وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ. أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ. اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّينِ.
أَمَّا بَعْدُ، فَيَا عِبَادَ اللَّهِ، أُوصِيكُمْ وَنَفْسِي بِتَقْوَى اللَّهِ فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُونَ. قَالَ اللَّهُ تَعَالَى: يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمْ ۚ إِنَّ زَلْزَلَةَ السَّاعَةِ شَيْءٌ عَظِيمٌ (الحج: ١)
Ma'asyiral muslimin rahimakumullah,
Marilah kita tingkatkan takwa kepada Allah Swt. dan mempersiapkan bekal untuk hari kiamat, hari yang guncangannya sangat dahsyat. Bekal itu kita kumpulkan dari hari ke hari, dari bulan ke bulan.
Saat ini kita telah memasuki bulan Sya'ban. Artinya, Ramadhan tinggal kurang dari sebulan lagi. Sya'ban adalah jembatan antara Rajab dan Ramadhan, bulan yang memiliki keutamaan namun sering dilalaikan. Marilah kita renungkan empat pesan tentang bulan ini.
Jamaah Jumat yang dimuliakan Allah,
Pertama, bulan yang dilalaikan dan bulan diangkatnya amal
Sahabat Usamah bin Zaid pernah bertanya kepada Rasulullah ﷺ mengapa beliau banyak berpuasa di bulan Sya'ban. Beliau menjawab:
ذَلِكَ شَهْرٌ يَغْفُلُ النَّاسُ عَنْهُ بَيْنَ رَجَبٍ وَرَمَضَانَ، وَهُوَ شَهْرٌ تُرْفَعُ فِيهِ الْأَعْمَالُ إِلَى رَبِّ الْعَالَمِينَ، فَأُحِبُّ أَنْ يُرْفَعَ عَمَلِي وَأَنَا صَائِمٌ
"Itu adalah bulan yang dilalaikan manusia, antara Rajab dan Ramadhan. Ia adalah bulan diangkatnya amal-amal kepada Rabb semesta alam, dan aku suka amalku diangkat dalam keadaan aku berpuasa." (HR. An-Nasa'i)
Bayangkan, laporan amal kita selama setahun diangkat kepada Allah. Rasulullah ﷺ ingin laporan itu ditutup dengan amal terbaik. Bagaimana dengan laporan amal kita?
Kedua, meneladani amal Rasulullah ﷺ di bulan Sya'ban
Aisyah radhiyallahu 'anha berkata: "Aku tidak pernah melihat Rasulullah ﷺ menyempurnakan puasa sebulan penuh kecuali di bulan Ramadhan, dan aku tidak pernah melihat beliau lebih banyak berpuasa dalam suatu bulan daripada di bulan Sya'ban." (HR. Bukhari dan Muslim)
Maka perbanyaklah puasa sunnah sesuai kemampuan. Bagi yang masih memiliki utang puasa Ramadhan tahun lalu, inilah saat terakhir untuk menunaikannya. Aisyah sendiri menuturkan bahwa ia biasa mengqadha puasa Ramadhan di bulan Sya'ban (HR. Bukhari dan Muslim).
Ma'asyiral muslimin rahimakumullah,
Ketiga, memperbaiki niat dan kualitas amal
Karena amal kita diangkat kepada Allah, pastikan amal itu dilandasi niat yang ikhlas. Rasulullah ﷺ bersabda:
إِنَّمَا الْأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ، وَإِنَّمَا لِكُلِّ امْرِئٍ مَا نَوَى
"Sesungguhnya setiap amal tergantung pada niatnya, dan setiap orang akan mendapatkan sesuai dengan apa yang ia niatkan." (HR. Bukhari dan Muslim)
Mari kita bersihkan amal dari riya' dan keinginan dipuji. Perbanyak istighfar atas kekurangan amal kita selama setahun, dan perbaiki hubungan dengan Allah sebelum kita memasuki bulan suci.
Keempat, mempersiapkan diri menyambut Ramadhan
Para ulama terdahulu memberi perumpamaan yang indah. Abu Bakar al-Balkhi, sebagaimana dinukil Ibnu Rajab dalam Lathaif al-Ma'arif, berkata: "Bulan Rajab adalah bulan menanam, bulan Sya'ban adalah bulan menyiram tanaman, dan bulan Ramadhan adalah bulan memanen."
Mari kita siapkan diri sejak sekarang: pelajari kembali fikih puasa, susun jadwal tadarus, jaga kesehatan, atur keuangan agar tidak boros menjelang Ramadhan, dan tetapkan target ibadah yang ingin dicapai. Orang yang bersungguh-sungguh akan dibimbing oleh Allah, sebagaimana firman-Nya:
وَالَّذِينَ جَاهَدُوا فِينَا لَنَهْدِيَنَّهُمْ سُبُلَنَا ۚ وَإِنَّ اللَّهَ لَمَعَ الْمُحْسِنِينَ
"Dan orang-orang yang berjihad untuk (mencari keridaan) Kami, Kami akan tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami. Dan sungguh, Allah beserta orang-orang yang berbuat baik." (QS. Al-'Ankabut: 69)
Jamaah Jumat rahimakumullah,
Marilah kita isi bulan Sya'ban dengan sebaik-baiknya: sadari bahwa amal kita sedang diangkat kepada Allah, teladani puasa Rasulullah ﷺ, perbaiki niat dan kualitas amal, serta siapkan diri lahir dan batin untuk menyambut Ramadhan.
بَارَكَ اللَّهُ لِي وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيمِ، وَنَفَعَنِي وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيهِ مِنَ الْآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيمِ، وَتَقَبَّلَ مِنِّي وَمِنْكُمْ تِلَاوَتَهُ إِنَّهُ هُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ. أَقُولُ قَوْلِي هَذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللَّهَ الْعَظِيمَ لِي وَلَكُمْ وَلِسَائِرِ الْمُسْلِمِينَ وَالْمُسْلِمَاتِ، فَاسْتَغْفِرُوهُ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ.
الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي بَلَّغَنَا شَهْرَ شَعْبَانَ، وَجَعَلَهُ مَيْدَانًا لِلِاسْتِعْدَادِ لِشَهْرِ رَمَضَانَ. أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ. اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِينَ.
أَمَّا بَعْدُ، فَيَا أَيُّهَا النَّاسُ، اتَّقُوا اللَّهَ تَعَالَى، وَأَصْلِحُوا أَعْمَالَكُمْ قَبْلَ أَنْ تُرْفَعَ، وَاسْتَعِدُّوا لِشَهْرِ الصِّيَامِ بِالتَّوْبَةِ وَالْعَمَلِ الصَّالِحِ.
وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ أَمَرَكُمْ بِأَمْرٍ بَدَأَ فِيهِ بِنَفْسِهِ، وَثَنَّى بِمَلَائِكَتِهِ الْمُسَبِّحَةِ بِقُدْسِهِ، فَقَالَ تَعَالَى: إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ ۚ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا.
اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ، كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ، اللَّهُمَّ بَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ، كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ. وَارْضَ اللَّهُمَّ عَنِ الْخُلَفَاءِ الرَّاشِدِينَ، أَبِي بَكْرٍ وَعُمَرَ وَعُثْمَانَ وَعَلِيٍّ، وَعَنْ سَائِرِ الصَّحَابَةِ أَجْمَعِينَ، وَعَنِ التَّابِعِينَ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّينِ.
اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِينَ وَالْمُسْلِمَاتِ، وَالْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ، الْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالْأَمْوَاتِ، إِنَّكَ سَمِيعٌ قَرِيبٌ مُجِيبُ الدَّعَوَاتِ.
اللَّهُمَّ سَلِّمْنَا لِرَمَضَانَ، وَسَلِّمْ رَمَضَانَ لَنَا، وَتَسَلَّمْهُ مِنَّا مُتَقَبَّلًا.
اللَّهُمَّ اجْعَلْ أَعْمَالَنَا خَالِصَةً لِوَجْهِكَ الْكَرِيمِ، وَتَقَبَّلْهَا مِنَّا بِفَضْلِكَ.
اللَّهُمَّ ارْزُقْنَا الصِّحَّةَ وَالْقُوَّةَ عَلَى الصِّيَامِ وَالْقِيَامِ وَتِلَاوَةِ الْقُرْآنِ.
اللَّهُمَّ اجْعَلْ بَلَدَنَا هَذَا آمِنًا مُطْمَئِنًّا سَخَاءً رَخَاءً وَسَائِرَ بِلَادِ الْمُسْلِمِينَ.
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ.
عِبَادَ اللَّهِ، إِنَّ اللَّهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْإِحْسَانِ وَإِيتَاءِ ذِي الْقُرْبَىٰ وَيَنْهَىٰ عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ ۚ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ. فَاذْكُرُوا اللَّهَ الْعَظِيمَ يَذْكُرْكُمْ، وَاشْكُرُوهُ عَلَى نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ، وَلَذِكْرُ اللَّهِ أَكْبَرُ.
Preview File PDF Khutbah
Lihat tampilan PDF siap cetak sebelum mengunduh.
Keunggulan Naskah Khutbah Ini
Shalat, Hadiah Agung Isra Mi'raj KHUTBAH JUMAT BERIKUTNYA • 22 JANUARI 2027
Bijak Bermedia Sosial: Tabayyun dan Menjaga Lisan▶
Pertanyaan Seputar Khutbah Jumat 15 Januari 2027
Apa tema khutbah Jumat 15 Januari 2027 ini?
Temanya adalah Sya'ban sebagai bulan diangkatnya amal, dengan empat pesan: bulan yang dilalaikan, meneladani puasa Rasulullah ﷺ, memperbaiki niat dan amal, serta mempersiapkan diri menyambut Ramadhan.
Apakah khutbah ini cocok untuk semua kalangan?
Ya. Naskah hanya memakai hadis sahih yang disepakati tentang keutamaan Sya'ban, tanpa menyinggung amalan khusus Nisfu Sya'ban yang diperselisihkan.
Berapa lama durasi khutbah ini?
Khutbah pertama sekitar 13–15 menit jika dibaca dengan tempo sedang, ditambah khutbah kedua yang singkat dalam bahasa Arab.
Bagaimana cara download file PDF-nya?
Klik tombol Download PDF di bagian atas artikel. File akan terunduh langsung dari Google Drive tanpa perlu login.
Bolehkah naskah ini diubah atau disesuaikan?
Boleh. Khatib dipersilakan menyesuaikan contoh dan penekanan materi dengan kondisi jamaah masing-masing.
Siap dibawakan Jumat ini? Unduh naskahnya sekarang.
⬇ Download Khutbah Jumat 15 Januari 2027 (PDF)Semoga naskah khutbah Jumat 15 Januari 2027 ini bermanfaat bagi para khatib dan menjadi jalan kebaikan bagi jamaah. Jika dirasa bermanfaat, silakan bagikan artikel ini kepada rekan-rekan khatib dan pengurus masjid lainnya.
