Portal Berita & Informasi Madrasah Media Guru & Tenaga Kependidikan
Khutbah Jumat

Khutbah Jumat 3 September 2027: Dzikir Penenang Hati di Tengah Kesibukan

 

KHUTBAH JUMAT • 3 SEPTEMBER 2027
Dzikir Penenang Hati

Di Tengah Kesibukan

Khutbah Jumat 3 September 2027 ini mengangkat tema dzikir penenang hati di tengah kesibukan, relevan dengan kehidupan yang serba sibuk dan mudah cemas. Naskah berisi empat pesan: dzikir sumber ketenangan, dzikir kehidupan bagi hati, dzikir itu ringan dan bisa dilakukan di mana saja, serta dzikir memberi kekuatan menghadapi beratnya hidup. Dalilnya bersumber dari Al-Qur'an dan hadis sahih.

Bapak-bapak khatib dapat membaca naskah lengkapnya langsung di halaman ini, melihat preview file PDF-nya, lalu mengunduhnya secara gratis untuk dicetak. Naskah pekan lalu tentang adab di jalan raya juga masih dapat Bapak baca dan unduh.

Informasi File Khutbah

JudulDzikir Penenang Hati: Di Tengah Kesibukan
Untuk Jumat3 September 2027
MomentumHidup serba sibuk dan mudah cemas
IsiKhutbah pertama (Arab & Indonesia) dan khutbah kedua (full bahasa Arab)
FormatPDF, ukuran A4, 5 halaman, siap cetak
Perkiraan durasi±13–15 menit (khutbah pertama, tempo sedang)

Download Khutbah Jumat 3 September 2027 (PDF)

⬇ Download PDF Buka di Google Drive

Naskah Khutbah Jumat 3 September 2027: Dzikir Penenang Hati

KHUTBAH PERTAMA

إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ، نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِينُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوذُ بِاللَّهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللَّهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ، وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ. أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ. اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّينِ.

أَمَّا بَعْدُ، فَيَا عِبَادَ اللَّهِ، أُوصِيكُمْ وَنَفْسِي بِتَقْوَى اللَّهِ فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُونَ. قَالَ اللَّهُ تَعَالَى: الَّذِينَ آمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ ۗ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ (الرعد: ٢٨)

Ma'asyiral muslimin rahimakumullah,

Marilah kita tingkatkan takwa kepada Allah Swt. Ayat yang baru saja kita dengar menjelaskan: (yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram.

Hidup di zaman sekarang terasa semakin cepat dan melelahkan. Pekerjaan menumpuk, kebutuhan meningkat, dan gawai tak pernah berhenti berbunyi. Banyak orang yang tubuhnya beristirahat, tetapi hatinya tetap gelisah. Allah telah memberikan obat yang murah dan mudah untuk kegelisahan ini, yaitu dzikir. Marilah kita renungkan empat pesan berikut.

Jamaah Jumat yang dimuliakan Allah,

Pertama, dzikir adalah sumber ketenangan dan sebab diingat Allah

Allah Swt. berfirman:

فَاذْكُرُونِي أَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوا لِي وَلَا تَكْفُرُونِ

"Maka ingatlah kepada-Ku, Aku pun akan ingat kepadamu. Bersyukurlah kepada-Ku dan janganlah kamu ingkar kepada-Ku." (QS. Al-Baqarah: 152)

Betapa mulianya: ketika seorang hamba yang lemah mengingat Allah, Allah Yang Mahakuasa pun mengingatnya. Hati yang terhubung dengan Allah tidak mudah goyah oleh kesulitan dunia, karena ia yakin ada Dzat yang mengatur segala urusannya.

Kedua, dzikir adalah kehidupan bagi hati

Rasulullah ﷺ bersabda:

مَثَلُ الَّذِي يَذْكُرُ رَبَّهُ وَالَّذِي لَا يَذْكُرُ رَبَّهُ مَثَلُ الْحَيِّ وَالْمَيِّتِ

"Perumpamaan orang yang berdzikir kepada Tuhannya dan orang yang tidak berdzikir kepada Tuhannya adalah seperti orang yang hidup dan orang yang mati." (HR. Bukhari)

Tubuh membutuhkan makanan, dan hati membutuhkan dzikir. Hati yang jauh dari dzikir menjadi keras, mudah marah, dan mudah putus asa. Sebaliknya, hati yang basah dengan dzikir menjadi lembut, sabar, dan penuh harap kepada Allah.

Ma'asyiral muslimin rahimakumullah,

Ketiga, dzikir itu ringan dan bisa dilakukan di mana saja

Rasulullah ﷺ bersabda:

كَلِمَتَانِ خَفِيفَتَانِ عَلَى اللِّسَانِ، ثَقِيلَتَانِ فِي الْمِيزَانِ، حَبِيبَتَانِ إِلَى الرَّحْمَنِ: سُبْحَانَ اللَّهِ وَبِحَمْدِهِ، سُبْحَانَ اللَّهِ الْعَظِيمِ

"Ada dua kalimat yang ringan di lisan, berat dalam timbangan, dan dicintai oleh Allah Yang Maha Pengasih: Subhanallahi wa bihamdihi, subhanallahil 'azhim." (HR. Bukhari dan Muslim)

Dzikir tidak membutuhkan waktu khusus atau biaya. Ia bisa dilakukan saat berkendara, menunggu antrean, bekerja di sawah atau kantor, bahkan menjelang tidur. Ganti sebagian waktu menggulir layar gawai dengan tasbih, tahmid, tahlil, takbir, istighfar, dan shalawat. Dan dzikir yang paling utama adalah membaca Al-Qur'an.

Keempat, dzikir memberi kekuatan menghadapi beratnya hidup

Fatimah radhiyallahu 'anha pernah datang kepada Rasulullah ﷺ mengeluhkan tangannya yang lelah karena menggiling gandum, dan meminta seorang pembantu. Rasulullah ﷺ bersabda kepadanya dan kepada Ali: "Maukah aku tunjukkan sesuatu yang lebih baik dari yang kalian minta? Apabila kalian hendak tidur, bertasbihlah 33 kali, bertahmidlah 33 kali, dan bertakbirlah 34 kali. Itu lebih baik bagi kalian daripada seorang pembantu." (HR. Bukhari dan Muslim)

Dzikir tidak menghapus pekerjaan, tetapi ia memberi kekuatan batin untuk menjalaninya. Orang yang hatinya tenang akan bekerja lebih baik, berpikir lebih jernih, dan lebih sabar menghadapi ujian.

Jamaah Jumat rahimakumullah,

Marilah kita jadikan dzikir sebagai teman di tengah kesibukan: sumber ketenangan, kehidupan bagi hati, amalan ringan yang bisa dilakukan di mana saja, dan sumber kekuatan menghadapi beratnya hidup. Allah Swt. berfirman:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اذْكُرُوا اللَّهَ ذِكْرًا كَثِيرًا ۝ وَسَبِّحُوهُ بُكْرَةً وَأَصِيلًا

"Wahai orang-orang yang beriman, ingatlah kepada Allah dengan mengingat (nama-Nya) sebanyak-banyaknya, dan bertasbihlah kepada-Nya pada waktu pagi dan petang." (QS. Al-Ahzab: 41–42)

بَارَكَ اللَّهُ لِي وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيمِ، وَنَفَعَنِي وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيهِ مِنَ الْآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيمِ، وَتَقَبَّلَ مِنِّي وَمِنْكُمْ تِلَاوَتَهُ إِنَّهُ هُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ. أَقُولُ قَوْلِي هَذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللَّهَ الْعَظِيمَ لِي وَلَكُمْ وَلِسَائِرِ الْمُسْلِمِينَ وَالْمُسْلِمَاتِ، فَاسْتَغْفِرُوهُ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ.

KHUTBAH KEDUA

الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي جَعَلَ ذِكْرَهُ طُمَأْنِينَةً لِلْقُلُوبِ وَشِفَاءً لِمَا فِي الصُّدُورِ. أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ. اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِينَ.

أَمَّا بَعْدُ، فَيَا أَيُّهَا النَّاسُ، اتَّقُوا اللَّهَ تَعَالَى، وَاذْكُرُوهُ ذِكْرًا كَثِيرًا، وَلَا تَكُونُوا مِنَ الْغَافِلِينَ.

وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ أَمَرَكُمْ بِأَمْرٍ بَدَأَ فِيهِ بِنَفْسِهِ، وَثَنَّى بِمَلَائِكَتِهِ الْمُسَبِّحَةِ بِقُدْسِهِ، فَقَالَ تَعَالَى: إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ ۚ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا.

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ، كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ، اللَّهُمَّ بَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ، كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ. وَارْضَ اللَّهُمَّ عَنِ الْخُلَفَاءِ الرَّاشِدِينَ، أَبِي بَكْرٍ وَعُمَرَ وَعُثْمَانَ وَعَلِيٍّ، وَعَنْ سَائِرِ الصَّحَابَةِ أَجْمَعِينَ، وَعَنِ التَّابِعِينَ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّينِ.

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِينَ وَالْمُسْلِمَاتِ، وَالْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ، الْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالْأَمْوَاتِ، إِنَّكَ سَمِيعٌ قَرِيبٌ مُجِيبُ الدَّعَوَاتِ.

اللَّهُمَّ اجْعَلْنَا مِنَ الذَّاكِرِينَ لَكَ كَثِيرًا، وَلَا تَجْعَلْنَا مِنَ الْغَافِلِينَ.

اللَّهُمَّ اجْعَلِ الْقُرْآنَ رَبِيعَ قُلُوبِنَا، وَنُورَ صُدُورِنَا، وَجَلَاءَ أَحْزَانِنَا، وَذَهَابَ هُمُومِنَا.

يَا مُقَلِّبَ الْقُلُوبِ ثَبِّتْ قُلُوبَنَا عَلَى دِينِكَ.

اللَّهُمَّ اجْعَلْ بَلَدَنَا هَذَا آمِنًا مُطْمَئِنًّا سَخَاءً رَخَاءً وَسَائِرَ بِلَادِ الْمُسْلِمِينَ.

رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ.

عِبَادَ اللَّهِ، إِنَّ اللَّهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْإِحْسَانِ وَإِيتَاءِ ذِي الْقُرْبَىٰ وَيَنْهَىٰ عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ ۚ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ. فَاذْكُرُوا اللَّهَ الْعَظِيمَ يَذْكُرْكُمْ، وَاشْكُرُوهُ عَلَى نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ، وَلَذِكْرُ اللَّهِ أَكْبَرُ.

Preview File PDF Khutbah

📄 Khutbah_Jumat_3_September_2027_Dzikir_Penenang_Hati.pdf

Lihat tampilan PDF siap cetak sebelum mengunduh.

Keunggulan Naskah Khutbah Ini

✔Memenuhi rukun khutbah: hamdalah, shalawat, wasiat takwa di kedua khutbah, ayat Al-Qur'an, dan doa untuk kaum mukminin.
✔Dalil dari Al-Qur'an dan hadis sahih tentang keutamaan dzikir dan ketenangan hati.
✔Dilengkapi kisah Fatimah radhiyallahu 'anha dan wasiat dzikir sebelum tidur dari Rasulullah ﷺ.
✔Khutbah kedua full bahasa Arab dengan doa agar menjadi ahli dzikir dan diteguhkan hati.
✔Teks Arab berharakat lengkap dengan font yang jelas, nyaman dibaca di mimbar.
Tips Membawakan Khutbah Ini
1Baca naskah minimal sekali sebelum naik mimbar, terutama bagian ayat dan hadis.
2Khatib dapat memberi contoh dzikir sederhana yang bisa langsung diamalkan jamaah sepulang dari masjid.
3Kisah Fatimah akan lebih menyentuh jika disampaikan dengan gaya bercerita.
4Contoh kesibukan pada pembukaan dapat disesuaikan dengan profesi mayoritas jamaah.
◀KHUTBAH JUMAT SEBELUMNYA • 27 AGUSTUS 2027
Adab di Jalan Raya: Keselamatan adalah Amanah
KHUTBAH JUMAT BERIKUTNYA • 10 SEPTEMBER 2027
Menjaga Lisan: Berkata Baik atau Diam
▶

📚 Lihat Semua Khutbah Jumat

Pertanyaan Seputar Khutbah Jumat 3 September 2027

Apa tema khutbah Jumat 3 September 2027 ini?

Temanya adalah dzikir penenang hati di tengah kesibukan, dengan empat pesan: sumber ketenangan, kehidupan bagi hati, amalan ringan di mana saja, dan kekuatan menghadapi beratnya hidup.

Apakah khutbah ini cocok untuk semua kalangan?

Ya. Naskah disusun dengan dalil yang disepakati dan tidak menyinggung persoalan khilafiyah, sehingga cocok untuk jamaah dari berbagai latar belakang.

Berapa lama durasi khutbah ini?

Khutbah pertama sekitar 13–15 menit jika dibaca dengan tempo sedang, ditambah khutbah kedua yang singkat dalam bahasa Arab.

Bagaimana cara download file PDF-nya?

Klik tombol Download PDF di bagian atas artikel. File akan terunduh langsung dari Google Drive tanpa perlu login.

Bolehkah naskah ini diubah atau disesuaikan?

Boleh. Khatib dipersilakan menyesuaikan contoh dan penekanan materi dengan kondisi jamaah masing-masing.

Siap dibawakan Jumat ini? Unduh naskahnya sekarang.

⬇ Download Khutbah Jumat 3 September 2027 (PDF)

Semoga naskah khutbah Jumat 3 September 2027 ini bermanfaat bagi para khatib dan menjadi jalan kebaikan bagi jamaah. Jika dirasa bermanfaat, silakan bagikan artikel ini kepada rekan-rekan khatib dan pengurus masjid lainnya.

Iklan Sponsor